Tentang Kami

Mengenal lebih dekat UMKM Nahdliyin dan komitmen kami dalam pemberdayaan ekonomi umat

Profil Organisasi

UMKM Nahdliyin Indonesia (Usaha Mikro Kecil dan Menengah Nahdliyin Indonesia) adalah organisasi mandiri, independen, dan tidak berorientasi keuntungan yang didirikan atas inisiasi para ulama Nahdlatul Ulama. Organisasi ini bertujuan memajukan UMKM dan perekonomian nasional, khususnya UMKM Nahdliyin dan para anggota, tanpa afiliasi politik dengan partai manapun. UMKM Indonesia berasaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Pancasila, serta berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah (ASWAJA) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gagasan pendirian UMKM Indonesia lahir dari keprihatinan para ulama Nahdlatul Ulama terhadap kondisi perekonomian warga Nahdliyin, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil yang masih membutuhkan pendampingan berkelanjutan. Inisiasi pembentukan organisasi dimulai pada awal tahun 2023 dan berkembang hingga terbentuk kepengurusan tingkat pusat, dengan kepengurusan daerah yang terus disempurnakan. Secara resmi, UMKM Indonesia berdiri berdasarkan Akta Notaris Kurnia Ariyani, S.H. Nomor 17 tanggal 21 Juli 2023 dan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Tim UMKM Nahdliyin
Visi & Misi

Arah dan Tujuan Organisasi

Visi

Menjadi pionir NGO yang memberdayakan UMKM dan SDM Nahdliyin untuk berdaya saing di pasar global melalui perdagangan internasional, kerja sama strategis, serta pengembangan sumber daya manusia dan potensi ag berkelanjutan. ribisnis yang

Misi

  • Meningkatkan kapasitas UMKM Nahdliyin untuk berpartisipasi aktif dalam perdagangan ekspor global
  • Menghubungkan UMKM dengan pasar internasional melalui kolaborasi dengan aggregator ekspor
  • Memfasilitasi disalurkan tenaga kerja terampil ke luar negeri dengan mitra LPK dan P3MI
  • Mengembangkan sektor pertanian organik melalui produksi dan pemasaran pupuk organik bersama sektor swasta
  • Mendorong kesejahteraan ekonomi komunitas Nahdliyin secara inklusif dan berkelanjutan
Tujuan Organisasi

Target dan Sasaran UMKM Indonesia

Tujuan yang ingin dicapai untuk pemberdayaan UMKM Nahdliyin

1

Meningkatkan peran pengusaha UMKM sebagai critical engine dalam ketahanan dan peningkatan perekonomian nasional.

2

Membangun ekosistem perekonomian masyarakat Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah yang maju, modern, berdaulat dan memberikan keuntungan kompetitif bagi anggota.

3

Memperjuangkan hak-hak dan kepentingan masyarakat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah warga Nahdliyin yang tersebar diseluruh pelosok daerah terutama di pedesaan di Indonesia agar maju, berkembang, tertata dengan baik, bisa naik kelas dan memiliki daya saing tinggi baik di Indonesia maupun manca negara.

4

Menjadi role model ekosistem ekonomi masyarakat Nahdliyin pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di berbagai sektor usaha dan serta menjadi pemersatu-usahawan masyarakat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Nahdliyin di seluruh Indonesia.

5

Meningkatkan kemampuan anggota dalam berbagai aspek yang antara lain meliputi aspek manajemen, produksi, keuangan dan pemasaran agar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah bisa naik kelas melalui kegiatan pelatihan, seminar, forum diskusi, pameran, kunjungan kerja, literasi digital dan pertukaran informasi dan pengetahuan.

6

Meningkatkan daya saing produk melalui kegiatan sertifikasi, digitalisasi, pelatihan, studi banding, dan kegiatan lainnya.

7

Menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan pengetahuan, sosialisasi serta peningkatan kerjasama dan sinergi antar anggota di seluruh wilayah Indonesia maupun di luar negeri.

8

Menggalang kesatuan dan persatuan untuk menghidupkan kembali sifat gotong royong serta meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan diantara para anggota.

9

Meningkatkan inklusi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah secara lebih merata dalam kebijakan-kebijakan serta program-program Pemerintah.

10

Menjadi Mitra Strategis bagi Lembaga Tinggi Negara, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lembaga pendidikan, lembaga penelitian dan pengembangan serta pihak swasta baik dalam negeri maupun luar negeri yang bersama-sama berkeinginan memajukan perekonomian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang kreatif, mandiri dan berdikari.

11

Sebagai wadah penyalur aspirasi dan kreatifitas anggota secara terorganisir, obyektif dan bertanggung jawab tanpa diwarnai oleh kepentingan individu atau kelompok.

12

Berperan secara aktif dalam turut memajukan perekonomian Indonesia pada masa saat ini dan masa mendatang.

Program Kerja

Program Kerja UMKM Nahdliyin Indonesia

Program kerja strategis untuk pemberdayaan UMKM Nahdliyin

Dalam mencapai visi, misi dan tujuan organisasi, DPP UMKM Nahdliyin Indonesia telah menetapkan program-program kerja utama nasional yang perlu dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepengurusan UMKM Nahdliyin Indonesia.

Program-program kerja tersebut terdiri dari program jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Program-program kerja UMKM Nahdliyin Indonesia dapat dikelompokan menjadi enam bidang utama yang terdiri dari :

  1. Pembangunan kemitraan baik strategis maupun teknis dengan berbagai pemangku kepentingan.
  2. Peningkatan kapasitas dan kemampuan pelaku usaha.
  3. Penyediaan akses, dukungan dan inklusi akan permodalan dan teknologi.
  4. Keterbukaan dan ketersediaan pasar.
  5. Dukungan terhadap program-program pemerintah.
  6. Digitalisasi dan modernisasi.

Gambaran umum program-program yang akan dijalankan dapat dilihat pada penjabaran di bawah ini.

Program jangka pendek yang telah dicanangkan untuk dilaksanakan pada tahun- tahun awal pembentukan organisasi dimaksudkan untuk memperkuat struktur organisasi secara nasional yang terdiri antara lain dari :

  1. Penyusunan organ kepengurusan organisasi di daerah.
  2. Menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan khususnya Lembaga Tinggi Negara, Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara/Daerah, Lembaga Keuangan, Lembaga Pendidikan, Lembaga Penelitian, Lembaga lainnya termasuk dengan pihak swasta nasional.
  3. Kegiatan sosialisasi dan koordinasi dengan pengurus daerah dan anggota.
  4. Identifikasi serta pengumpulan data komprehensif tentang UMKM yang menjadi anggota UMKM termasuk pemetaan potensi dan identifikasi tantangan serta kebutuhan UMKM secara konkrit.
  5. Pelaksanaan pelatihan manajemen bagi pengurus organisasi di pusat dan daerah.
  6. Penyediaan sarana informasi dan telekomunikasi bagi pengurus pusat dan daerah.
  7. Pembangunan sistem informasi dan database UMKM nasional untuk kepentingan penyusunan program yang tepat sasaran.
  8. Mempersiapkan peluncuran nasional UMKM Nahdliyin Indonesia secara resmi.

Program jangka Menengah dimaksudkan untuk mempersiapkan UMKM untuk naik kelas dengan melaksanakan berbagai kegiatan seperti :

  1. Pelaksanaan program peningkatan kapasitas dan kapabilitas anggota melalui pelatihan manajerial dan teknis, seminar, pendampingan dan penyuluhan, forum diskusi atau pameran berkala produk UMKM di seluruh wilayah nusantara.
  2. Melaksanakan kunjungan kerja dan studi banding untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan pengurus baik di pusat maupun daerah.
  3. Melakukan pertemuan berkala dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat maupun daerah untuk- koordinasi, penyampaian saran, program dan aspirasi anggota, serta melakukan diskusi terkait kebijakan yang telah dan akan dikeluarkan oleh pemerintah yang menyangkut kepentingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah secara nasional maupun regional.
  4. Melakukan sosialisasi kebijakan-kebijakan pemerintah kepada anggota agar program pemerintah dapat tersosialisasikan dan dapat berjalan dengan baik dan terukur.
  5. Melakukan kerjasama dengan para pelaku usaha besar dan UMKM negara lain untuk memperluas jaringan kemitraan dalam rangka mendorong peningkatan penjualan dan penetrasi pasar.
  6. Melakukan monitoring kegiatan-kegiatan anggota melalui pengembangan platform digital.
  7. Menyediakan forum komunikasi digital untuk komunikasi dan koordinasi antar pengurus dan anggota.
  8. Memberikan layanan bantuan hukum kepada anggota bilamana diperlukan.
  9. Membantu mengkoordinasikan bantuan-bantuan dari berbagai pihak untuk dapat disalurkan secara tertib, terarah serta tepat sasaran kepada anggota termasuk pelaksanaan laporan pelaksanaan dan umpan balik dari penerima manfaat.
  10. Menjalin kerjasama dengan pihak perbankan dan institusi keuangan non- perbankan untuk mempermudah pelaksanaan dan penyaluran bantuan modal kepada anggota.
  11. Penyediaan sarana dan infrastruktur IT dan telekomunikasi di daerah- daerah tertinggal dengan bekerjasama dengan Kominfo dan perusahaan telekomunikasi.

Program kerja jangka panjang bertujuan untuk mempercepat serta mempertahankan pertumbuhan UMKM, diantaranya melalui kegiatan :

  1. Pengembangan platform e-commerce terintegrasi untuk meningkatkan penjualan produk-produk UMKM anggota.
  2. Kerjasama strategis dengan berbagai lembaga non pemerintah, donor, lembaga internasional dalam rangka mendapatkan dukungan serta pangsa pasar baru.
  3. Peningkatan kapasitas produksi nasional produk-produk unggulan beorientasi ekspor dengan membangun infrastruktur yang diperlukan.
  4. Keikutsertaan dalam penyusunan kebijakan ekonomi nasional khususnya yang berdampak pada UMKM.
  5. Menjadi lembaga penerima dan penyalur bantuan untuk UMKM baik yang berasal dari pemerintah, pihak swasta melalui program tanggung-jawab sosial ataupun dari lembaga donor.
  6. Membantu UMKM terpilih yang sukses naik kelas untuk melakukan IPO (go- public).
Pengurus

Dewan Pengurus Pusat (DPP) UMKM Nahdliyin Indonesia

Para pemimpin yang berkomitmen mengembangkan UMKM Nahdliyin

Jenderal TNI Dr.H.Dudung Abdurachman,SE.MM

Jenderal TNI Dr.H.Dudung Abdurachman,SE.MM

Dewan Kehormatan

KH. Chozien Adenan

KH. Chozien Adenan

Dewan Penasehat

KH. Syarif Rahmat

KH. Syarif Rahmat

Dewan Pembina

Abdul Azis

Abdul Azis

Dewan Pembina

Mayjen TNI (Purn) DR (HC) H Herwin Suparjo S.Sos

Mayjen TNI (Purn) DR (HC) H Herwin Suparjo S.Sos

Dewan Pengawas

Brigjen Pol. (Purn.) H. Fachrudin

Brigjen Pol. (Purn.) H. Fachrudin

Dewan Pengawas

Lutfi Hakim Wahid, S.Sos., M.M.

Lutfi Hakim Wahid, S.Sos., M.M.

Ketua Umum DPP UMKM Nahdliyin Indonesia

Karyana Ukar

Karyana Ukar

Wakil Ketua Umum DPP UMKM Nahdliyin Indonesia

Alvin Mustofa Hasanil Haq

Alvin Mustofa Hasanil Haq

Wakil Ketua Umum DPP UMKM Nahdliyin Indonesia

Didik Catur Prasetya, SH.MH

Didik Catur Prasetya, SH.MH

Sekretaris Jenderal DPP UMKM Nahdliyin Indonesia

Iis Ismika, Amd.

Iis Ismika, Amd.

Bendahara Umum DPP UMKM Nahdliyin Indonesia

Octaria Vadilla Supratman, S.IP., M.M.

Octaria Vadilla Supratman, S.IP., M.M.

Wakil Bendahara Umum DPP UMKM Nahdliyin Indonesia

Demianus Loimalitna

Demianus Loimalitna

Divisi Organisasi dan Bantuan Hukum

Yuli Rahmawaty, SE

Yuli Rahmawaty, SE

Divisi Sumber Daya Manusia

Fakhrurazi, STP

Fakhrurazi, STP

Divisi Pemasaran & Marketing Produk

Malvinas, SH

Malvinas, SH

Divisi Humbas & Hubungan Antar Lembaga

Eneng Cucu Asmara, S. Kom

Eneng Cucu Asmara, S. Kom

Divisi Produksi & Operasional UMKM

Joko Priyono, ST

Joko Priyono, ST

Divisi IT & Digitalisasi

Wahib Abdullah, S.St., M.M.

Wahib Abdullah, S.St., M.M.

Divisi Sertifikasi, Mutu & Perijinan

P. Bhudyarso, S.S.T., CMT.

P. Bhudyarso, S.S.T., CMT.

-